Komedian Dan Tokoh Berikan Tips Saat Pandemi

  • Whatsapp

Radiomuara.id / Jakarta, 26 Feb 2021

Komedian Harry De Fretes serta Deri 4 Sekawan mengungkapkan tips saat menghadapi pandemi. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah diskusi bersama beberapa tokoh seperti Fendy Tiono ( Dirut Warnanews.com ), Dr.Ir.Achmad Fachrodji, M.M. ( Dirut Balai Pustaka) serta Rani Badri Kalianda Muhammad ( Founder Soul of speaking of indonesia) dengan dipandu host Kintan. Acara yang digelar di cafe Balai Pustaka Jalan Bunga, Jakarta Timur pada Kamis siang ( 25/02 ) ini juga membahas kiat media dalam menghadapi pandemi.

Fendy Tiono, selaku pengusaha yang berkecimpung di media mengaku. Pemberitaan yang disampaikan oleh media haruslah selektif dan mengacu pada undang – undang yang sudah ditentukan. Walaupun Fendy mengakui bahwa dirinya belum lama terjun dalam dunia jurnalistik, beliau telah menekankan hal tersebut kepada team nya.

Sementara Dirut Balai Pustaka Achmad Fachrodji melihat dari sisi seni maupun dunia perfilman, pandemi berkepanjangan menyebabkan hilangnya gairah insan film dalam berkarya. Hal tersebut berkaitan dengan aturan yang dikeluarkan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hingga akhirnya, karya – karya yang diciptakan pun tidak dapat di kreasikan ke publik.

Dua komedian Harry De Fretes dan Deri 4 Sekawan mengaku, pandemi ini justru mengubah pola pikir dan kehidupan mereka. Seperti Harry De Fretes, dirinya pun kini menjadi pedagang ( berjualan) baik melalui online maupun pertemanan. Ini juga dilakukan agar dirinya dan keluarga dapat memenuhi kebutuhan, karena pandemi segalanya tertunda. Sedang Deri untuk saat ini mungkin juga sama dengan teman – teman komedian lainnya. Bagi Deri, sebagai manusia kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Wabah pandemi ini merupakan satu bentuk ujian dari yang Maha Kuasa.

Program dialog yang digelar oleh media WarnaNews.com dan Balai Pustaka ini menurut Komisaris WarnaNews Taufiq Arif Denin sebagai bahan perbandingan kiat para publik figur sebelum dan saat pandemi. Dengan dialog ini pun tentunya kita dapat mengetahui kiat apa yang dapat kita gunakan saat pandemi sekarang ini.

Pasca digelarnya dialog, Dirut Balai Pustaka pun berkesempatan mengajak para undangan dan media untuk melihat langsung ruangan yang ada di gedung Balai Pustaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *