Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Pembangunan Masjid Marak di Tangerang

  • Whatsapp

Radiomuara.id / Tangerang, 15 April 2021

Dua orang pria diduga melakukan penipuan berkedok sumbangan pembangunan masjid di salah satu perumahan di Jl. H. Holil, Kreo, Larangan, Tangerang. Kamis, (15/04/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Seorang warga IA, mengatakan kedua pria itu datang mengetuk setiap pintu rumah warga dengan bermodalkan kwitansi yang mengatasnamakan salah satu masjid untuk meyakinkan korban.

“Ada 2 orang masuk ke perumahan saya. Kebetulan ini perumahan baru, masih proses pembangunan sehingga tidak ada satpam. Mereka meminta sumbangan kerumah warga dengan membawa kwitansi 200 ribu. Sepertinya sumbangan bodong selama bulan Ramadhan” ujarnya

Saat mendatangi rumah warga, pelaku menggunakan alasan yang beragam. Seperti ketika mendatangi rumah IA, pelaku meminta sumbangan dengan alasan untuk acara rutin ramadhan.

“Nah, tiap rumah beda-beda. Tadi tetangga saya dimintanya untuk pembangunan masjid. Kalau ke saya bilangnya dari RT, tidak jauh dari sini. Katanya butuh bantuan pendanaan acara rutin ramadhan lalu saya dikasih kwitansi 200 ribu. Cuma karena nggak ada cash, saya bilang besok lewat developer aja. Tapi dia bilang seadanya aja, ya udah saya kasih 20 ribu” katanya.

Namun setelah menerima sejumlah uang, pelaku justru tidak memberikan kwitansi tersebut kepada warga yang dimintai sumbangan.

“Kita semua (warga) nggak ada yang kasih 200 ribu itu. Kebanyakan cuma kasih 20-50 ribu. Soalnya kwitansinya itu ditarik lagi, karena katanya cuma mahar aja” ujarnya.

Merasa penasaran, IA berusaha mencari tahu kebenaran terkait sumbangan tersebut melalui nomor HP dan alamat masjid yang tertera di kertas sumbangan.

“Kan ada nomor HP nya, saya cari di aplikasi get contact tapi orang-orang juga menamainya penipu. Kalau dari google review pun ternyata alamatnya juga nggak sesuai, dan ada yang pernah dimintain sumbangan palsu sama pihak masjid itu” jelasnya.

Sebagai korban, IA meminta informasi ini disebarkan agar tidak ada lagi korban selanjutnya.

“Tolong bantu sebarkan ya, biar tidak ada korban lagi” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *