Polisi Telusuri Modus Penipuan Penjualan Online

  • Whatsapp

Radiomuara.id / Tangsel, 29 Mei 2021

Sebuah video pengancaman terhadap kurir pengantar barang belanja viral di sejumlah media sosial pada Selasa, 25 Mei 2021 malam.

Aksi tersebut diketahui terjadi di kawasan Jalan Musyawarah, Kelurahan Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) oleh pelaku berinisial MDS (43).

Dalam video berdurasi 40 detik pelaku sempat adu mulut dengan kurir tersebut akibat dirinya tertipu saat membuka barang pesanan yang dibelinya melalui aplikasi belanja online.

Tak lama cekcok terjadi, pelaku pun mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis samurai dari kediamannya agar kurir dapat mengembalikan uang senilai Rp 85.000 yang dibayarkan untuk barang yang dibelinya itu.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida Tampubolon mengatakan motif meminta uang kembali menjadi dasar pelaku melakukan pengancaman dengan samurai.

Menurutnya, kekesalan pelaku ditengarai cekcok dengan kurir yang enggan mengembalikan uang yang telah dibayarkannya.

Sebab, pelaku tak menerima barang yang diterimanya usai melakukan pembelian barang jenis jam tangan melalui online shop.

“Jadi pertama kesal sama kurir, dia meminta uang itu dikembalikan uang COD tadi yang Rp 85.000 tadi,” ujarnya, Jumat (28/5/2021).

“Tapi karena si korban bertahan kemudian dia mengancam dengan mengatakan bahaya kemudian dia masuk ke dalam mengambil samurai mengarahkan ke si korban,” imbuh Jun.

Selain melakukan penyidikan kepada pelaku pengancaman, pihaknya saat ini juga melakukan penulusuran terkait aksi penipuan yang dialami MDS.

Pasalnya, kekesalan MDS terpicu akibat tertipu nya ia saat membeli barang jenis jam tangan melalui online shop.

Ia memastikan pihaknya bakal memeriksa sejumlah saksi dalam proses penyelidikan penipuan terhadap pelaku lewat online shop.

Bahkan, tak menutup kemungkinan si kurir turut pula menjadi saksi dalam proses penyelidikan penipuan tersebut.

“Nanti akan di lidik, asal usul barang itu, dan juga saksi kurir tadi kurir Si Cepat itu sudah diperiksa,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *